Selasa, 21 Oktober 2014

Bahasa Indonesia Artikel, Alinea, dan Karya Ilmiah



1.      Membuat tulisan dari sebuah artikel !

Kebudayaan Asli Indonesia
a.       Batik
Batik yang merupakan budaya asli bangsa Indonesia adalah salah satu kekayaan budaya bangsa yang harus dilestarikan dan dikembangkan terus menerus yang menyimpan berbagai kearifan yang mengakar secara substansial dari sisi ornamentasi keselarasan, proses pembuatannya, hingga cara mengapresiasikannya, keunikan, motif, serta corak yang dihasilkan dari batik-batik di berbagai daerah merupakan kekuatan yang sangat luar biasa khususnya bagi kekayaan seni budaya Indonesia dan belum ada di negara manapun yang memiliki kekayaan rancangan motif yang unik pada batik seperti yang dimiliki bangsa Indonesia.
Yogyakarta dan Jawa Tengah adalah daerah yang terkenal akan kerajinan produk batiknya. Seiring perkembangan waktu batik menjadi tradisi turun-temurun. Jadi desain batik juga beragam begitu juga dengan model batik dan kini batik pun telah beranjak dipakai oleh orang dari berbagai lapisan masyarakat.
kesenian batik di Indonesia ini telah dikenal sejak zaman kerajaan Majapahit dan terus berkembang pada kerajaan dan raja-raja berikutnya. Yang lama kelamaan kesenian batik ini ditiru oleh rakyat terdekat dan selanjutnya meluas menjadi pekerjaan kaum wanita dalam rumah tangganya untuk mengisi waktu senggang. Kemudian, batik yang sebelumnya hanya pakaian biasa keluarga keraton, kemudian menjadi pakaian rakyat yang digemari baik wanita maupun pria. Oleh karena itu, begitu indahnya kebudayaan seperti batik yang dimiliki Indonesia dengan cara pembuatan yang sangat sederhana dan menarik dengan buatan tangan sendiri.
b.      Reog
Reog adalah salah satu kesenian budaya yang berasal dari Ponorogo, tepatnya di Jawa Timur yaitu sebagai kota asal Reog sebenarnya. Gerbang kota Ponorogo dihiasi oleh sosok warok dan gemblak, yaitu sosok orang yang ikkut tampil pada saat Reog ditampilkan. Reog juga salah satu budaya daerah di Indonesia yang masih sangat kental dengan hal-hal yang berbau mistik dan ilmu kebatinan yang kuat.
Dalam pertunjukkan reog ditampilkan topeng berbentuk kepala singa yang dikenal sebagai “Singa Barong” raja hutan, yang menjadi simbol untuk Ketabumi, dan diatasnya ditancapkan bulu-bulu merak hingga menyerupai kipas raksasa yang menyimbolkan pengaruh kuat para rekan cinanya yang mengatur dari atas segala gerak-geriknya. Hingga kini masyarakat Ponorogo hanya mengikuti apa yang menjadi warisan leluhur, mereka sebagai pewarisan budaya yang sangat kaya. Dalam pengalamannya seni Reog merupakan cipta kreasi manusia yang terbentuk adanya aliran kepercayaan yang ada secara turun-temurun dan terjaga. Upacaranya pun menggunakan syarat-syarat yang tidak mudah bagi orang awam untuk memenuhinya tanpa adanya garis keturunan yang jelas. Oleh karena itu mereka menganut garis keturunan Parental dan hukum adat yang masih berlaku.
c.       Tari Pendet
Tari Pendet merupakan tari pemujaan yang banyak diperagakan di pura, tempat ibadah umat Hindu di Bali, Indonesia. Tarian ini menyimbolkan prnyambutan atas turunnya dewata ke alam dunia. Seiring perkembangan zaman, para seniman Bali merubah Pendet menjadi “ucapan selamat datang” walaupun masih tetap mengandung makna yang sacral religius. Tarian ini sebenarnya merupakan pernyataan dari sebuah persembahan dalam bentuk tarian upacara.

2.      Membuat sebuah alinea dengan materi bebas!

Pengertian Gaya Bahasa
Gaya atau khususnya gaya bahasa dikenal dalam retorika dengan istilah style. Kata Syle diturunkan dari kata Latin Stilus, yaitu semacam alat untuk menulis pada lempengan lilin. Keahlian menggunakan alat ini akan mempengaruhi jelas tidaknya tulisan pada lempengan tadi. Kelak pada waktu penekanan dititikberatkan pada keahlian untuk menulis indah, maka style lalu berubah menjadi kemampuan dan keahlian untuk menulis dan mempergunakan kata-kata secara indah.

3.      Mengapa karangan ilmiah harus faktual, objektif, sistematis, dan menggunakan kalimat yang lugas dan tuntas?
Jawaban:
Karangan ilmiah faktual membutuhkan informasi yang nyata. Jadi dapat dipertanggung jawabkan informasi tersebut. Karangan ilmiah yang objektif artinya keterangan yang dikemukakan didasarkan dengan apa yang bener-benar ada atau sesuai dengan fakta. Bukan penilaian individu melainkan bukti-bukti yang mendukung fakta yang sebenarnya. Karangan ilmiah harus sistematis, karena harus disusun ke dalam urutan yang berkesinambungan dan dalam penulisannyapun harus berstruktur. Karangan ilmiah menggunakan bahasa yang lugas dan tuntas, karena sebuah karya ilmiah dapat dikatakan sempurna apabila penulisannya tertulis dengan baik maka materi yang dituliskan akan memberikan maksud dan tujuan yang jelas kepada para pembaca dan dapat memberikan informasi yang meyakinkan pembaca.

4.      Apakah tujuan perkuliahan dapat dicapai dengan menguasai materi – materi Bahasa Indonesia seperti fungsi bahasa, ragam bahasa, ejaan, diksi, kalimat efektif, Alinea, Perencanaan Penulisan Karya Ilmiah, Kerangka Karangan, kutipan, dan  daftar Pustaka?
Jawaban:
Kita lihat dari tujuannya yaitu  mampu menggunakan Bahasa Indonesia dengan baik dan benar secara lisan dan terutama tulis sebagai sarana pengembangan gagasan ilmiah. Jika materi-materi tersebut dapat kita kuasai dengan baik maka tujuan perkuliahan dapat dicapai karena di dalam materi tersebut sudah dijelaskan tentang pengertian fungsi bahasa, ragam bahasa, sampai yang terakhir adalah kutipan dan daftar pustaka. Bahkan mahasiswa dapat menulis penulisan karya ilmiah karena terdapat materi tentang Perencanaan Penulisan karya Ilmiah.

Sumber:
Keraf, Gorys. 1998. Diksi dan Gaya Bahasa. PT Gramedia: Jakarta.