A. JARINGAN WIRELESS
Jaringan wireless adalah jaringan yang mengkoneksikan dua komputer atau lebih
menggunakan sinyal radio, cocok untuk berbagi-pakai file, printer, atau akses
Internet.
1.Berbagi sumber file dan
memindah-mindahkannya tanpa menggunakan kabel.
2.Mudah untuk di-setup dan handal
sehingga cocok untuk pemakaian di kantor atau di rumah.
3.Produk dari produsen yang berbeda
kadang-kadang tidak kompatibel.
4.Harganya lebih mahal dibanding
menggunakan teknologi ethernet kabel biasa.
- CARA KERJA JARINGAN WIRELESS
Agar supaya komputer-komputer yang berada dalam wilayah
Jaringan Wireless bisa sukses dalam mengirim dan menerima data, dari dan ke
sesamanya, maka ada tiga komponen dibutuhkan, yaitu:
- Sinyal Radio (Radio Signal).
- Format Data (Data Format).
- Struktur Jaringan atau Network (Network Structure).
Masing-masing dari ketiga komponen
ini berdiri sendiri-sendiri dalam cara kerja dan fungsinya. Kita mengenal
adanya 7 Model Lapisan OSI (Open System Connection), yaitu:
- Physical Layer (Lapisan Fisik)
- Data-Link Layer (Lapisan Keterkaitan Data)
- Network Layer (Lapisan Jaringan)
- Transport Layer (Lapisan Transport)
- Session Layer (Lapisan Sesi)
- Presentation Layer (Lapisan Presentasi)
- Application Layer (Lapisan Aplikasi)
Masing-masing dari ketiga komponen
yang telah disebutkan di atas berada dalam lapisan yang berbeda-beda. Mereka
bekerja dan mengontrol lapisan yang berbeda. Sebagai contoh: Sinyal Radio
(komponen pertama), bekerja pada physical layer, atau lapisan fisik. Lalu
Format Data atau Data Format mengendalikan beberapa lapisan diatasnya. Dan
struktur jaringan berfungsi sebagai alat untuk mengirim dan menerima sinyal
radio.
Lebih jelasnya, cara kerja wireless
LAN dapat diumpakan seperti cara kerja modem dalam mengirim dan menerima data,
ke dan dari internet. Saat akan mengirim data, peralatan-peralatan Wireless
tadi akan berfungsi sebagai alat yang mengubah data digital menjadi sinyal
radio. Lalu saat menerima, peralatan tadi berfungsi sebagai alat yang mengubah
sinyal radio menjadi data digital yang bisa dimengerti dan diproses oleh
komputer.
Bagaimana sinyal radio dapat diubah
menjadi data digital?
Prinsip dasar yang digunakan pada
teknologi wireless ini sebenarnya diambil dari persamaan yang dibuat oleh James
Clerk Maxwell di tahun 1964. Dalam persamaan itu, dengan jelas Maxwell berhasil
menunjukkan fakta bahwa, setiap perubahan yang terjadi dalam medan magnet itu
akan menciptakan medan-medan listrik. Dan sebaliknya, setiap perubahan yang
terjadi dalam medan-medan listrik itu akan menciptaken medan-medan magnet.
Lebih lanjut Maxwell menjelaskan,
saat arus listrik (AC atau alternating current) bergerak melalui kabel atau
sarana fisik (konduktor) lainnya, maka, beberapa bagian dari energinya akan
terlepas ke ruang bebas di sekitarnya, lalu membentuk medan magnet atau
alternating magnetic field. Kemudian, medan magnet yang tercipta dari energy
yang terlepas itu akan menciptakan medan listrik di ruang bebas, yang kemudian
akan menciptakan medan magnet lagi, lalu medan listrik lagi, medan magnet lagi,
dan seterusnya, hingga arus listrik yang asli atau yang pertama terhenti
(terputus, red). Bentuk energy yang tercipta dari perubahan-perubahan ini,
disebut dengan radiasi elektromagnetik (electromagnetic radiation), atau biasa
kita kenal sebagai gelombang radio. Itu artinya, radio dapat di definisikan
sebagai radiasi dari energi elektromagnetik yang terlepas ke udara (ruang
bebas). Alat yang menghasilkan gelombang radio itu biasa dinamakan TRANSMITTER.
Lalu alat yang digunakan untuk mendeteksi dan menangkap gelombang radio yang
ada udara itu, biasa dinamakan RECEIVER. Agar kedua alat ini (transmitter dan
receiver) lebih fokus saat mengirim, membuat pola gelombang, mengarahkan,
meningkatkan, dan menangkap sinyal radio, ke dan dari udara, maka dibantulah
dengan alat lain, yaitu ANTENA.
Berkat persamaan dari Maxwell,
transmitter, receiver, serta antena, yang kemudian disatukan dalam semua
peralatan wireless LAN itulah, maka komputer bisa berkomunikasi, mengirim dan
menerima data melalui gelombang radio, atau biasa disebut dengan wireless
netwok. Begitu banyak stasiun Radio dengan frequency yang berbeda-beda agar
tidak saling bertabrakan, gelombang radio yang akan dikirimkan ke udara itu
bisa diatur frequencynya. Yaitu dengan cara mengatur atau memodifikasi arus
listrik yang berada pada peralatan pengirim dan penerima tadi (transmitter,
receiver). Dan jarak yang menjadi pemisah antar frequency dinamakan SPECTRUM.
Lalu, bagian terkecil dari spectrum disebut dengan BAND. Dan untuk mengukur
jumlah perulangan dari satu gelombang ke gelombang yang terjadi dalam hitungan
detik, digunakanlah satuan HERTZ (Hz).
- MODE KONEKSI WIRELESS
Agar sebuah computer dapat saling
terhubung dengan network wireless maka dapat dilakukan dalam mode Ad-Hoc atau
mode Infrastructure. Mode Ad-Hoc adalah koneksi antara dua komputer, di mana
satu komputer berfungsi sebagai server dan komputer lainnya menjadi client.
Koneksi semacam ini sering disebut sebagai koneksi peer-to-perr.
Mode Infrastructure adalah koneksi
antara dua komputer atau lebih, dengan Access Point (AP) sebagai pengatur lalu
lintasnya. Acces Point adalah suatu perangkat yang dapat memancarkan sinyal
Wifi dalam jangkauan tertentu (sering disebut hotspot). Melalui sinyal Wifi
tersebut, beberapa client bisa terkoneksi ke jaringan dan AP-lah yang akan
mengatur lalu lintas datanya.
- KEUNGGULAN DAN KELEMAHAN JARINGAN WIRELESS
Keunggulannya adalah biaya
pemeliharannya murah (hanya mencakup stasiun sel bukan seperti pada jaringan
kabel yang mencakup keseluruhan kabel), infrastrukturnya berdimensi kecil,
pembangunannya cepat, mudah dikembangkan (misalnya dengan konsep mikrosel dan
teknik frequency reuse), mudah & murah untuk direlokasi dan mendukung
portabelitas.
Kelemahannya adalah biaya peralatan
mahal (kelemahan ini dapat dihilangkan dengan mengembangkan dan memproduksi
teknologi komponen elektronika sehingga dapat menekan biaya jaringan), delay
yang besar, adanya masalah propagasi radio seperti terhalang, terpantul dan
banyak sumber interferensi (kelemahan ini dapat diatasi dengan teknik modulasi,
teknik antena diversity, teknik spread spectrum dll), kapasitas jaringan
menghadapi keterbatas spektrum (pita frekuensi tidak dapat diperlebar tetapi
dapat dimanfaatkan dengan efisien.
B. TERMINAL
Terminal dapat dihubungkan ke sistem komputer dengan menggunakan
kabel langsung atau melalui alat komunikasi. Terminal yang dihubungkan ke
komputer yang letaknya jauh melalui alat komunikasi disebut Remote Job Entry
Terminal (RJE Terminal).
- Cara Kerja Terminal
Terminal : peralatan yang mengakses
layanan melalui jaringan yang sifatnya remote atau terpisah melalui sebuah
saluran telekomunikasi. Linux memiliki enam terminal atau konsol ketika
berjalan dalam modus teks. Artinya, kita dapat menjalankan aplikasi atau
kegiatan berbeda-beda untuk tiap terminal dan dalam waktu bersamaan. Untuk
berpindah dari satu terminal ke terminal lain, dapat menekan kombinasi tombol
ALT + F1 hingga F6.Terminal ketujuh umumnya digunakan oleh X Server. Jadi, jika
X Server sebelumnya telah aktif dan tidak dibunuh,kita tinggal menekan tombol
ALT + F7 untuk kembali ke tampilan grafis.Terminal yang disinggung di atas
adalah terminal dalam modus teks.Terminal juga dapat digunakan dalam lingkungan
grafis.
Untuk membuka terminal di desktop
GNOME milik Edubuntu, klik menu Applications > Accessories > Terminal
pada panel atas.Terminal sepertinya memang diperuntukkan bagi para profesional.
Tetapi ketika kita mengetahui cara kerja dan manfaatnya, kita akan sering
menggantungkan diri pada baris perintah ini. Kita dapat mengeksekusi program,
membuka file, hingga melakukan manajemen berkas melaluitampilannya yang
sederhana. Linux memiliki lebih dari 2000 perintah ketika menjalankan terminal.Kita
tidak perlu menghapal semuanya, hanya beberapa yang kita anggap penting dan
sering kita gunakan.Sebuah tips ketika menggunakan terminal. Kita bisa
mengetikkan beberapa huruf awal perintah, disusul dengan menekan tombol ESC
atau TAB sekali atau beberapa kali. Cobalah untuk memasukkan karakter apada
terminal.Disusul menekan ESC atau TAB (Edubuntu mendukung tombol TAB). Apabila
muncul sebuah pertanyaan, ketik y. Sebuah daftar panjang akan muncul (semua
perintah dengan awalan huruf a). Biasanya data ditampilkan pada komputer pada
jarak jauh atau dekat yang disebut dengan terminal. Fungsi dasarnya adalah
untuk berhubungan dengan komputer host. Terminal juga dikenali dengan
beberapa istilah, seperti: CRT – Cathode Ray Tube, VDT -Video Display Terminal
atau display station. Terminal dibagi atas 3 jenis, yaitu :
- Terminal dungu (dumb), yaitu terminal yang berfungsi hanya berupaya menghantar setiap karakter yang dikirimkan ke host dan menampilkan apa saja yang dikirim oleh host.
- Terminal ‘smart’ , yaitu terminal yang berfungsi menghantarkan informasi tambahan selain apa yang dikirim oleh pemakai seperti kode tertentu untuk menghindari kesalahan data yang terjadi.
- Terminal pintar (intelligent), yaitu terminal yang dapat diprogramkan untuk membuat fungsi-fungsi tambahan seperti kontrol terhadap penyimpanan ke storage dan menampilkan lay-out data dari host dengan lebih bagus. Pada saat terminal/client/terminal/client melakukan proses booting, garis besar proses yang dijalankan adalah :
Pada saat terminal/client/terminal/client
melakukan proses booting, garis besar proses yang dijalankan adalah:
- Mencari alamat ip dari dhcp server.
- Mengambil kernel dari tftp server.
- Menjalankan sistem file root dari nfs server.
- Mengambil program X-server ke dalam memory dan mulai menjalankannya.
- Melakukan hubungan dengan xdm server dan user login ke dalam xdm server.
Sumber :
Tidak ada komentar:
Posting Komentar